Manfaat Daun Sukun Untuk Mengobati Penyakit Ginjal Bengkak

Penyakit ginjal bengkak memang tergolong penyakit yang serius dan butuh penanganan yang tepat untuk mengobatinya. Namun, selain cara mengobati dengan metode medis atau dengan perawatan dokter. Penyakit ginjal bengkak dapat diobati dengan obat ginjal bengkak tradisional, seperti menggunakan ramuan dari daun sukun.

Ramuan tradisional dari daun sukun dipercaya bisa mengobati berbagai penyakit ginjal, termasuk penyakit ginjal bengkak. Belum banyak orang tahu akan khasiat daun sukun sebagai obat ginjal. Sangat mudah menjumpai dan mendapatkan daun sukun karena banyak tumbuh di daerah tropis seperti di Indonesia. Jadi tidak terlalu sulit untuk membuatnya.

Manfaat Ramuan Daun Sukun Dalam Mengobati Ginjal Bengkak

Manfaat Daun Sukun Untuk Mengobati Ginjal Bengkak

Sebelum membahas mengenai ramuan daun sukun sebagai obat tradisional ginjal bengkak, sebaiknya kita mengenal sedikit tentang penyakit ginjal tersebut. Penyakit ginjal bengkak merupakan penyakit yang menyebabkan pembengkakan dikarenakan penumpukan urine di salah satu atau kedua ginjal yang disebabkan oleh tersumbatnya saluran ureter. Saluran ureter adalh saluran tempat mengalirnya urine dari ginjal ke kandung kemih. Jika saluran tersebut tersumbat, maka urine dalam ginjal tidak bisa mengalir ke jkandung kemih dan menumpuk di ginjal sehingga ginjal membengkak.

Berikut beberapa gejala yang timbul dari ginjal bengkak:

  • Wajah membengkak dan terlihat pucar
  • Mudah lelah atau lemas
  • Sering muntah dan mual
  • Demam
  • Nyeri di pinggang
  • Kandung kemih terasa mebesar
  • Sakit ketika buang air kecil
  • Infeksi saluran kemih

Ramuan Daun Sukun Obat Tradisional Ginjal Bengkak

Daun sukun mengandung beberapa zat alami yang baik untuk kesehatan ginjal, seperti asam hidrosinat, tanin, riboflavin, asetilcolin. Penelitian juga mengungkapkan bahwa daun sukun berfungsi dan sangat berguna untuk menyembuhkan penyakit kardiovaskular.

Agar manfaat dan khasiat daun sukun dapat diperoleh secara maksimal serta untuk menghindari efek samping keracunan yang dapat mengancam kesehatan, berikut ini beberapa cara yang tepat untuk mengolah daun sukun dari proses pemilihan bahan, penjemuran sampai pembuatannya.

  • Pilih daun sukun yang berwarna kekuningan atau yang sudah tua.
  • Petik daun sukun langsung dari pohonnya supaya mendapat khasiat yang maksimal.
  • Pilih daun sukun yang masih segar dan jangan memilih yang rusak atau berlubang, kotor dan warna tidak merata.
  • Cuci bersih daun sukun dengan air yang mengalir sebelum diolah.
  • Jika ramuan menggunakan daun kering, jemurlah terlebih dahulu dibawah sinar matahari sampai benar-benar kering.
  • Untuk proses perebusan pakailah panci berbahab tanah liat atau berbahan stainless steel. Hindari memakai panci dari bahan alumunium sebab zat alami pada daun dapat menimbulkan reaksi yang berisko membahayakan kesehatan.

Berikut cara mengolah daun sukun menjadi ramuan tradisional untuk penyakit ginjal bengkak:

  • Pertama siapkan daun sukun berwarna kuning atau yang sudah tua, lalu cuci bersih. Setelah itu, potong-potong daun tersebut dan jemir hingga kering dibawah sinar matahari.
  • Rebus daun sukun yang sudah kering dalam panci tanah liat atau stainless steel dengan menambahkan 2 liter air. Tunggu hingga air tersisa setengahnya (1 liter). Diamkan beberapa saat.
  • Setelah didiamkan tambahkan air lagi sebanyak 1 liter lalu rebus kembali hingga mendidih. Matikan api dan tunggu sampai hangat.
  • Air rebusan daun sukun yang dihasilkan akan berwarna kemerahan, rasanya agak pahit dan tidak berbau.
  • Untuk menambah rasa agar tidak pahit dapat menambahkan gula atau madu kedalam ramuan tersebut.
  • Bila ingin menyimpannya, simpan ramuan tersebut dalam botol kaca atau plastik dan simpai pada lemari pendingin.

Nah itulah cara membuat ramuan tradisional dari daun sukun untuk mengobati penyakit ginjal bengkak. Caranya cukup mudah serta gampang mendapatkan bahannya. Cegah dan obati penyakit ginjal ini sejak dini supaya terhidar dari penyakit yang lebih serius. Semoga bermanfaat. Terimakasih.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *